Pada era industri 4.0 Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) merupakan sarana yang membantu dalam kehidupan dalam berbagai bidang termasuk dalam dunia pariwisata. Di zaman sekarang menjadi suatu kebutuhan mendasar dalam sebuah orginasasi, perusahaan, instansi pemerintah dan instansi pendidikan. Peranan TIK dalam dunia pariwisata sebagai sarana dan prasarana dalam mempromosikan pariwisata yang sering kita dengar secara elektronik dengan nama digital marketing.
Hubungan era industry 4.0 dengan digital marketing sangat berhubungan dengan prinsip yang terintegrasi satu sama lain. Revolusi industry 4.0 diantaranya (Hasmaidi.com, 2018) :
Revolusi Industri 1, pertama kali terjadi pasca ditemukan mesin uap, sehingga
terjadinya perkembangan dan pertumbuhan yang besar dalam mesin-mesin industri di Inggris pada Tahun 1764. revolusi ini berdampak pada sector pertanian dan manufactur / industri terutama industri tekstil dan turunya
Revolusi Industri ke 2 adalah diawal abad ke 19, dimana terjadinya perbaikan pada sisi proses, dimana proses dalam skala besar (mass production) dikenal juga berkat inovasi dari ford. penemuan pada masa ini lebih kearah listrik dan transportasi, kombinasi cara produksi dan perkembangannya ini berpengaruh pada teknologi terutama untuk industri besi, mesin-mesin, minyak, kimia, kendaraan dan lain-lain
Revolusi Industri Ke 3, dikenal masa otomasi, pasca perang dunia, ditandai dengan penggunaan teknologi tinggi otomatis, menggunakan elektronik dan teknologi informasi. inilah yang berlangsung sampai hari ini. dimana mesin dan peningkatan kapasitas produksi dan software menjadi pendukung utama pada proses manufactur.
Revolusi Industri ke 4 yang saat ini dihadapai menjelaskan bahwa mesin dan kapasitas produksi saja, tidak cukup membuat pertumbuhan bagi suatu negara.Seiring dengan hal itu perkembangan teknologi informasi saat ini, software dan hardware serta pesatnya perkembangan penggunaan internet, maka oleh forum ekonomi duniaWorld Economic Forum) menamakan gelombang perubahan saat ini, dengan gelombang perubahan yang melibatkan sejumlah gabungan teknologi perangkat dan software yang menyatukan hal fisik dan digital, yang memiliki dampak luas, jauh lebih besar dibadingkan revolusi industri sebelumnya, industri , teknologi ini diyakini akan mampu meningkatkan produktivitas hingga 30%. Revolusi industri 4.0 ini tidak hanya merupakan pengembangan dari teknologi sebelumnya, namun bakal mampu mematikan bisnis konvesional, akibat dunia sudah tersambung dengan dunia internet dan teknologi informasi seperti transportasi online mampu mematikan industri salah satunya jasa transportasi yang ada saat ini. Revolusi industri 4.0 ini akan memberikan efek meperdekat jarak antara produsen dan taget marketnya. yang menjadi penggerak terbesar dari transformasi digital adalah teknologi informasi. TIK yang sudah dimanfaatkan dalam semua bidang. tik mampu mengantarkan produsen dengan cepat kepada target market, dan memudahkannya untuk mendapatkan pebiayaan, dan dapat bertumbuh dengan cepat dengan pengembangkan jangkauan produk tanpa batas dengan dukungan kecepatan teknologi yang diakses. Namun bagaimanapun manusia adalah komponen terpenting “Man Behind The Gun” jadi pengembangan sumber daya manusia sangat penting. pada zamannya saat ini , sumber daya manusia yang terlibat langsung saat ini adalah generasi X yang lahir Tahun 1965-1980, Gen Y (Generasi Millenial) yang lahir antara 1981-1994 dan generasi Z lahir 1995-2010 yang memang merupakan pelopor revolusi industri 4.0. Industri 4.0 adalah nama tren otomatis dan pertukaran data terkini dalam teknologi Industri 4.0 di bidang pariwisata menekankan pada Tourism and The Digital Transformation atau Pariwisata dan Transformasi Digital. Pada jurnal ini akan membahas mengenai pemanfaatkan digital marketing bidang pariwisata di Bali yang
dilatar belakangi oleh industri 4.0 dan perilaku generasi Y dan Z.